//
you're reading...
Catatan tidak penting

simple things about Myanmar

ach sudah lama sekali tidak berkunjung ke sini lagi… terakhir update September 2012.. berarti sudah 6 bulan tidak ngobrol disini 🙂

pengen cerita tentang travel aja yaaa….

Bulan November 2012 aku dapat tugas travel ke Myanmar, negara yang baru saja membuka dirinya untuk publik internasional. Ceritanya kantorku ikut2an orang2 lain yang rebutan pengen masuk Myanmar, mencoba peruntungan disana :). Setelah itu, Mar 2013 ini aku balik lagi kesitu selama 5 hari.

Ini aku bagi beberapa hal tentang Myanmar yaaa… siapa tahu teman2 nanti ada yang mau berkunjung kesana jg, entah tugas dari kantor, entah mau jalan2, atau nengok family/teman.

1. Myanmar dulu namanya Burma. Letaknya berbatasan dengan China, Thailand, Laos, Bangladesh, India.

2. Myanmar ibukotanya Yangon. Sebelumnya sebenarnya Rangoon, tapi spelling nya Yangon, jadi trusnya wordingnya juga diubah jadi Yangon, sehingga yang dikenal sekarang ibukotanya Yangon.

3. Mata uangnya Kyat, dibaca chat. 1 dollar itu sekitar 800 kyat. Jadi kalau ke rupiah, hitung kasar aja, kali 10. Jadi 1 kyat = kurang lebih 10 rupiah. Kalo suatu barang haganya 1000 Kyat, berarti 10,000 rupiah. Biar gampang ngitungnya kalau belanja2 🙂

4. Myanmar itu terdiri dari beberapa suku dan bahasanya sendiri (kaya Indonesia, tapi lebih beragam Indonesia). Agama terbesar disitu Budha. Tapi ada etnis besar juga yang beragama Islam, dan etnis besar lain yang beragama Kristen.

5. Taxi di Yangon ga ada yang pakai argometer. semua pakai argo tembak alias tawar menawar. Kebanyakan mobilnya sudah tua walaupun ada juga yang baru2. Dan umumnya mereka ga nyalain AC, walaupun udara panas kaya apaan

6. Becak disana modelnya lucu deh, jadi kursi penumpang ada disamping sisupir, dengan posisi belakang-belakangan. Kaya gini nih modelnya:

14579_10151177378621623_1851525278_n

7. Jangan berharap naik ojek atau ketemu motor di yangon. Disana motor dilarang! katanya sih, duluuuu ada anak salah satu petinggi Myanmar yang mati karena kecelakaan motor, nah sejak itu dibikin deh larangan penggunaan motor di Yangon

8. mobil-mobil disana setirnya di sebelah kanan, tapi jalannya juga sebelah kanan! jadi aneh deh, kalau orang2 mau naik bus, mereka harus ke tengah jalan untuk bisa masuk melalui pintu masuk bis. Dangerous banget tentunya kalau jalanannya lagi rame!

9. Banyak penduduknya yang masih pakai pakaian tradisional. Yang perempuan pakai rok panjang dan atasannya, yang laki pakai sarung. Juga mereka suka pakai bedak dari kayu dimuka mereka, namanya Tanaka. Warna bedaknya kaya orang kita kalao pake bedak dingin jaman dulu. kaya gini nih bedaknya:

20121121_144645

10. Ada salah satu sukunya yang punya budaya masang ring di leher sampai berlapis2, dan ga akan pernah dilepas sampai dia mati. Ring2 ini juga dipasang dikakinya. Kebetulan aku sempat ketemu dengan suku ini waktu jalan2 lihat pagoda, jadi sempat moto bareng nenek2 ini dengan ringnya. Lumayang buat oleh2 :D.

522527_10151177376311623_838782142_n

11. ada budaya yang unik juga; penduduk yangon biasa bawa bekel (makanan) ke sekolah atau tempat kerja. jadi makannanya itu ditaruh dalam rantang, kaya rantang yang suka kita pakai kalau nganter makanan saat natal/lebaran ke saudara. Lucunya, rantang itu tidak dimasukkan dalam plastik atau tas, tapi ditenteng. Jadi aku sering lihat tuh pemandangan, cowok-cewek, ga anak kecil, anak muda, maupun bapa2-ibu2, nenteng2 rantang. Lucu! 🙂

20121115_192732

12. Jangan harap no telpon Indonesial mu bisa aktif di Myanmar! Mau itu telkomsel, satelindo. XL, apalagi esia, axis or smart 😀

13. Kalau kamu beli kartu telpon lokal, jangan harap kamu bisa nelpon atau sms2an sama keluarga, temen, atau pacarmu di Indonesia. Ga bisa nyambung! percaya deh! :D. Itu pun harganya mahal euy, dan waktu pakainya sangat pendek. Beli perdana dan 25 dollar dengan pulsa 20 dollar, hanya bisa dipakai dalam sebulan! lewat dari sebulan, angus!

14. Kalao beli tiket ke luar kota, bentuk tiketnya itu masih kaya tiket penerbangan di indonesia jaman dulu, yang ada beberapa lembar dan bisa ditulis tangan. Masih inget kan? Aku inget banget dulu tuh, orang kantor suka mark up tiket dengan beli tiket kosong trus ditulisin pake tangan jadi seolah2 ada yang trip. korupsi! untung deh sekarang udah ga dikantor itu lagi…

Itu dulu deh bagi2 tipsnya. nanti kalau ada hal2 unik yang aku inget lagi, aku share lagi deh yaa… 🙂

About susanrumbo

a simple and modest girl

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: