//
you're reading...
Uneg-uneg

I am strong, I am Happy

Hatiku mendung semingguan ini.. walaupun kesibukan dikantor, kerjaan rumah, belanja2 material untuk renovasi rumah, kegiatan pemuridan, ngoprak-ngoprek lagu, bikin movie buat youtube, etc, menolong untuk ga mikirin berlarut-larut kesedihan hati ini, tapi teteup.. pas sendiri, berasa sedih itu, jauuuh dilubuk hati.. ga bisa aku bohongi dengan aktifitas maupun afirmasi…

Tapi Tuhan Yesus itu baik, dan selalu baik. Dia menyediakan kekuatan, nasihat, lewat sekeliling. Hari pertama berasa broken heart, tiba2 artikle di yahoo bicara tentang broken heart dan tahap2 yang biasanya terjadi. Jadi berkaca, aku ada ditahap mana yaa hehehe. And pointnya sih, it is just about the time to really release it.

Beberapa hari setelahnya, masih berasa kehilangan, eeh ga sengaja baca artikel disalahsatu blog orang, tentang suatu rumah tangga yang hampir saja berantakan karena adanya orang ketiga. Sang suami sudah memutuskan menceraikan isrtinya untuk menikah lagi dengan wanita lain. Lalu sang istri dengan hati marah bercampur sedih, meminta hanya 1 syarat, dan menolak semua materi yang mau dilimpahkan oleh sang suami. Syaratnya yaitu, dia meminta selama 1 bulan sang suami menggendong dia dari kamar sampai kepintu ruang tamu, setiap pagi, untuk mengingat moment saat hari pertama menikah dimana pengantin pria (sang suami) waktu itu menggendong pengantin wanita (sang istri), dari masuk pintu rumah sampai kamar. Itu dilakukan selama sebulan sehingga tanpa disadari keintiman antara mereka terbangun lagi, dan tiba2 sang suami menyadari bahwa sesungguhnya dia masih menyayangi istrinya. Di hari terakhir perjanjian gendong tersebut, sang suami akhirnya bulat memutuskan tidak jadi menceraikan istrinya. Malamnya, pulang kerja, dia mampir beli bunga, dan bermaksud menyampaikan keinginannya untuk tidak jadi bercerai. Tapi sungguh menyedihkan, sampai rumah dia hanya bisa bertemu dengan jenazah istrinya yang meninggal karena kanker yang sudah dideritanya selama berbulan-bulan. Sang suami sangat menyesali keegoisannya selama ini yang tidak pernah memperhatikan istrinya yang ternyata sedang sakit parah, dan malah mau menceraikannya! Sang suami terpukul, karena bahkan dalam kondisi sakit badan dan sakit hati (karena mau diceraikan si suami), sang istri tetap menjaga agar anak mereka satu2nya tidak tahu apa yang direncanakan ayahnya , tetapi sebaliknya supaya si anak melihat ayahnya sebagai ayah yang baik dan sayang istri karena setiap pagi menggendong istrinya. Sungguh cerita yang menyentuh.. ..

Yaah, walaupun sesadar-sadarnya aku sadar bahwa tak seharusnya aku broken heart dan merasa kehilangan, tapi aku ga bisa bohongi hatiku bahwa aku merasakan itu… aku sedih, aku kehilangan, aku kangen saat-saat bersama dia, kangen muter2in Jakarta dengan si merah, kangen ngobrol, kangen jalan2 menikmati alam… Dan aku mau jujur tentang itu…

But, as ending of this wording, I want to say: I am strong, I am happy, I will be OK, I still have to do many good things in this life, and I don’t want to stop it! I dedicate my life since the past, for now, and until forever, for doing HIS pleasure! Please accept me and have favor on me LORD!

About susanrumbo

a simple and modest girl

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: